Selamat datang di panduan khusus Kreator! Jika Anda adalah seorang developer Android yang sedang berjuang memenuhi syarat 20 tester selama 14 hari dari Google Play Console, Anda berada di tempat yang tepat.
Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari proses pembuatan order tester, pengaturan tautan aplikasi, hingga tahap paling krusial yaitu integrasi SDK Pelacak (Tracker) ke dalam source code Android Studio Anda.
1. Cara Membuat Order App Tester
Langkah pertama adalah mengajukan aplikasi Anda ke dalam sistem kami. Masuk ke dasbor Anda dan pilih menu Pengajuan Tester. Di sana, masukkan target jumlah tester yang Anda butuhkan (Sesuai aturan Google, minimal adalah 20 tester).
Setelah itu, pilih metode pembayaran yang tersedia (E-Wallet, Virtual Account, atau Retail) dan selesaikan transaksi Anda. Sistem akan secara otomatis memverifikasi pembayaran Anda dalam hitungan detik.
2. Melengkapi Data Aplikasi
Setelah pembayaran berhasil, buka menu Daftar Tester. Anda akan melihat pengajuan Anda memiliki status peringatan "Lengkapi Data". Klik tombol edit (ikon pensil) untuk memasukkan detail aplikasi Anda:
- Package Name: Masukkan nama paket aplikasi Anda, contoh: com.nama.aplikasi.
- Play Store URL: Masukkan tautan resmi Play Store atau tautan Opt-in Testing Anda.
- Google Group Link (Opsional): Jika aplikasi Anda tertutup untuk umum dan mewajibkan tester masuk ke Google Group, sertakan tautannya di sini.
3. Integrasi SDK Pelacak (Langkah Wajib!)
Ini adalah tahap paling penting! Agar sistem kami bisa memverifikasi bahwa tester benar-benar menginstal aplikasi Anda dan membukanya, Anda wajib menanamkan skrip pelacak (SDK) kami ke aplikasi Anda sebelum dirilis ke tahap Closed Testing.
Di menu Daftar Tester, klik ikon kode (warna ungu) pada aplikasi Anda. Sebuah jendela panduan SDK akan muncul. Ikuti 4 tahapan berikut di Android Studio:
- Tahap 1: Tambahkan library Install Referrer Google di file build.gradle.
- Tahap 2: Buat file class baru bernama TesterTracker.java atau TesterTracker.kt, lalu salin kode yang kami sediakan.
- Tahap 3: Panggil fungsi TesterTracker.init(this) di dalam MainActivity aplikasi Anda.
- Tahap 4 (Penting): Jika Anda menggunakan minifyEnabled true, pastikan Anda menambahkan aturan pengecualian (keep class) di file proguard-rules.pro agar SDK tidak rusak saat di-build menjadi AAB/APK.
4. Sinkronisasi dengan Google Play Console
Setelah aplikasi dengan SDK terintegrasi selesai diunggah ke Play Console, sistem kami akan mulai membagikan misi Anda ke member. Anda dapat melihat progres tester (misalnya 5/20 Tester) secara real-time.
Klik ikon pengguna (warna hijau) untuk melihat daftar email para tester. Klik tombol Download CSV, lalu unggah (import) file CSV tersebut ke menu penguji (testers) di halaman Closed Testing Google Play Console Anda. Selesai! Anda tinggal memantau progresnya berjalan selama 14 hari.
Butuh Bantuan Teknis?
Jika Anda mengalami kesulitan saat mengintegrasikan SDK ke dalam proyek Android Studio Anda, jangan ragu untuk menghubungi tim dukungan kami. Pastikan Anda tidak membagikan API Key Anda kepada siapa pun demi keamanan data pelacakan Anda.